menjaga privasi di dunia online

Pada era serba digital dan terhubung melalui internet, sangat penting Anda memiliki kendali data dan privasi. Jangan sampai data yang Anda berikan di internet disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Seperti apa cara menjaga data privasi tersebut di media onlie? Berikut kami berikan tips yang bisa Anda terapkan.

  1. Jangan sembarangan menggunakan wifi publik

Saat ini hampir disetiap tempat umum menyediakan akses internet melalui wifi yang diset untuk publik dan gratis. Hal ini tentu sangat menarik dan menguntungkan karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli paket data. Namun sebenarnya Anda perlu waspada sebab jaringan internet wifi biasanya tidak melakukan enkripsi data lalu lintas. Siapa saja yang sedang terhubung dengan satu wifi Anda, bisa mengintip apa yang sedang Anda lakukan.

Sehingga harus benar-benar hati-hati untuk menggunakan jaringan internet wifi publik. Hindari menggunakan wifi gratis untuk mengirim data sensitif seperti login, melakukan pembayaran dengan debit atau kartu kredit. Jika terpaksa harus menggunakan wifi publik, sebaiknya Anda memanfaatkan VPN untuk enkripsi data sebagai perlindungan dari pengintaian orang yang jahil atau bahkan jahat.

  1. Perhatikan pengaturan privasi di media sosial Anda

Akun sosial media menjadi salah satu pintu terbukanya data privasi Anda. Banyak sekali data pribadi yang ada di sana, bahkan jika dibuka mungkin Anda bisa terkejut sendiri. Oleh karena itu penting sekali untuk membatasi pengaturan privasi di sosial media, cukup set untuk orang tertentu saja. Tetap kontrol untuk membagikan informasi di sosial media.

privasi keamanan internet

  1. Gunakan kata sandi yang aman

Kata sandi ini adalah salah satu kunci untuk mendapatkan data privasi di internet. Sehingga penting sekali untuk membuat kata sandi yang kuat untuk melindungi informasi pribadi Anda. Gunakan kombinasi antara huruf, angka, dan simbol dan gunakan kata sandi yang berbeda dalam setiap layanan.

  1. Jangan gunakan penyimpanan umum untuk data informasi pribadi

Tetap hati-hati dalam menyimpan data pribadi seperti kata sandi, identitas diri, nomor kartu kredit, dll di tempat penyimpanan umum seperti google documents atau dropbox. Kita tidak pernah tau seperti apa pengelolaan penyimpanan data yang dilakukan. Tetap hati-hati dan lebih baik disimpan secara offline.

  1. Jangan membagikan alamat email dan nomor handphone

Hindari membagikan alamat email dan nomor handphone sebab data tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bahkan bisa merugikan diri Anda. Anda bisa dikirimi spam di email dan panggilan robot di nomor handphone Anda. Lebih baik pisahkan antara email utama dengan email yang digunakan untuk sosial media.

  1. Gunakan aplikasi pesan yang menggunakan enskripsi end to end

Teknologi enskripsi end to end ini memungkinkan kemanan dari pesan yang Anda kirim. Artinya pesan yang dikirim akan dienkripsi kemudian di dekripsi langsung di ponsel orang yang dikirimi pesan. Sehingga tidak ada data dan pesan yang dideskripsi di server penyedia layanan, dan menghindari resiko perestasan server dan pencurian data.

  1. Cek izin aplikasi di ponsel

Aplikasi di ponsel biasanya meminta akses di ponsel Anda misalnya kontak, file, email, kamera, lokasi dan lain-lain. Jika tidak dibutuhkan sebaiknya hindari gunakan full akses sehingga membatasi kemungkinan data pribadi di ponsel disalah gunakan oleh penyedia layanan aplikasi.

Itulah tujuh tips yang bisa diterapkan untuk menjaga privasi di dunia online. Tetaplah berhati-hati dan bijak dalam menjelah di dunia online.