privasi perusahaan

saat ini era sudah semakin modern dan segala sesuatu sudah dirubah ke dalam versi digital data sehingga hal tersebut bisa menjadi aset yang penting dan berharga untuk bisnis. Kebocoran data merupakan salah satu musibah yang akan dirasakan oleh suatu bisnis. Selain juga bisa menimbulkan kerugian secara operasional, namun kebocoran data juga bisa memberikan dampak yang buruk terhadap citra dari perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus menjaga dengan betul privasi mereka agar tidak terjadi kebocoran data.

Namun belum ada pihak yang bisa menjamin seutuhnya keamanan sistem tidak bisa diganggu oleh pihak luar yang tidak bertanggung jawab. Sehingga perusahaan butuh tindakan untuk mencegah dan menyikapi kebocoran data sebelum hal tersebut terjadi. Berikut ini adalah cara mengatasi kebocoran data pada perusahaan.

  1. Mengetahui sumber dari kebocoran data

Sama halnya seperti air hujan yang selalu memiliki celah, data juga sering kali mengalami kebocoran yang berasal dari sistem-sistem yang sudah digunakan sejak lama. Entah itu karena kelalaian yang dilakukan oleh pengguna, desain teknologi yang kuran baik, atau bahkan penulisan kode program yang rentan dir etas. Banyak sekali jalan yang bisa ditempuh oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk bisa menerobos pintu privasi yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk membuatnya mengalami kebocoran data.

Beberapa kelalaian manusia yang mampu membuat terjadinya kebocoran data ini biasanya terdapat pada pemilihan kata sandi yang terlalu lemah. Para pemilik perusahaan harus memiliki kemampuan yang cukup dalam menyeleksi pemilihan password untuk akun yang dimiliki. Hal ini sangat wajib dilakukan oleh semua bisnis. Pasalnya password yang mudah ditebak atau diketahui malah akan membuat bisnis mengalami kebocoran data. Sehingga privasi perushaan pun diketahui oleh banyak orang.

  1. Selalu Waspada

Kebocoran data juga bisa menimpa kepada siapa saja tanpa memandang bulu. Setiap perusahaan tentu saja memiliki risiko yang sama terkait dengan hal ini. perusahaan besar seperti Sony pun pernah mengalami kebocoran data. Untuk itu para pemilik perusahaan harus selalu waspada. Karena hal ini bisa menjadi salah satu pilihan utama yang dijadikan sebagai pegangan untuk menghindari bisnis yang dijalankan terdampak kebocoran data.

privasi perusahaan

Kewaspadaan yang dimiliki oleh setiap perusahaan pun harus dilakukan dengan beberapa antisipasi yang dilakukan di beberapa level. Pertama, perusahaan bisa melakukan pengujian terhadap rencana respons dari berbabagai kejadian yang bersifat merugikan. Misalnya seperti serangan peretasan dan sebagainya. Selanjutnya perusahaan bisa melakukan review terhadap laporan keamanan yang telah dilakukan pada periode sebelumnya. Periksa data dengan detail untuk memastikan tidak ada data yang bocor. Untuk memastikan agar data tidak bocor maka perusahaan harus selalu memperhatikan, menguji, dan mengawasi sistem keamanan di setiap lini.

  1. Lacak Penyebabnya

Memang selalu mengesalkan jika data privasi yang dimiliki oleh perusahaan terkena dampak kebocoran data. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan tidak terlarut pada kekesalan semata. Jika sudah terjadi kebocoran, perusahaan tentu harus langsung menggerakkan tim teknis untuk mengatasi kebocoran data agar tidak meluas dan langsung mengondisikan keadaan di sekitar. Lacak juga penyebab terjadinya kebocoran data mulai dari mencari bukti, jejak, ataupun footprint yang sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai barang bukti dari digital forensik. Kebocoran data tentu saja akan merugikan perusahaan karena mungkin saja aset atau rahasia perusahaan yang bersifat privasi jadi diketahui oleh banyak orang.