privasi online

Intenet merupakan salah satu teknologi dunia yang canggih dan menawarkan banyak sekali hal-hal menarik di dalamnya. Akan tetapi, kehadiran internet pun dapat memberikan ancaman terhadap data privasi yang kerap kali menghantui setiap pengguna dunia maya. Hal tersebut dikarenakan oleh banyaknya kasus yang menyalahgunakan privasi seseorang berupa data pribadi atau informasi penting lainnya. Oleh sebab itu sangat penting untuk selalu berhati-hati dalam menjaga privasi online agar tetap terjaga dan tetap aman.

Untuk menjaga privasi di media sosial butuh dua pilar yang wajib didimiliki oleh seseorang. Kedua pilar tersebut meliputi pilar kesadaran dan juga pilar lanjutan. Pilar kesadaran sendiri lebih menekankan pada pentingnya menyadari keamanan dan privasi ketika menggunakan internet. Pentingnya pemahaman para pengguna internet terhadap batasan privasi sangatlah dibutuhkan untuk meminimalisir kejadian yang merugikan.

Saat ini ada banyak sekali kejahatan online yang dilakukan dengan mudah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh sebab itu para pengguna internet diimbau untuk lebih waspada. Hal tersebut dikarenakan kini semua orang rentan terkena serangan kebocoran privasi di dunia maya yang tentunya sangat merugikan. Berikut ini adalah tip dalam menjaga privasi online:

  1. Menjaga informasi pribadi

Dalam menggunakan media sosial, berhati-hatilah pada pesan yang meminta sejumlah data pribadi ketika menggunakan internet. Hal tersebut dikarenakan bisa jadi itu adalah salah satu trik penipuan online yang kini banyak terjadi. Usahakan untuk tidak membalas pesan yang mencurigakan yang meminta informasi tentang data pribadi seperti nama ibu, alamat, foto KTP atau kata sandi dari akun email ataupun rekening bank.

Hati-hati juga terhadap para pengguna internet yang sering membagikan data pribadi milik orang lain tanpa seizing orang yang bersangkutan. Saat ini banyak sekali orang yang menyebarkan aib orang lain atas dasar sakit hati. Oleh sebab itu lebih selektif lagi dalam memilih orang dan pastikan tidak mengirimkan atau membagikan informasi penting kepada orang lain yang sifatnya privasi.

  1. Pilih aplikasi dengan selektif

Menggunakan smartphone tentu saja menjadi salah satu keseruan tersendiri karena menyediakan berbagai banyak aplikasi yang menghibur. Namun jangan sembarangan memasang aplokasi yang tidak dikonfirmasi atau tidak direkomendasikan secara resmi. Hal tersebut dikarenakan Google Play Store hanya akan memberikan berbagai rekomendasi aplikasi yang telah terjamin resmi dan memiliki tanda verified sehingga aman untuk digunakan.

Ada beberapa aplikasi buatan yang justru akan merugikan para penggunanya. Misalnya seperti aplikasi yang mencomot data pribadi milik penggunanya untuk disebar luaskan untuk keperluan perusahaan tertentu tanpa memberikan konfirmasi terlebih dahulu. Sehingga para pengguna akan merasa rugi karena data pribadi yang dimiliki olehnya tiba-tiba tersebar setelah menggunakan aplikasi tersebut.

online privasi

  1. Gunakan koneksi yang aman

Ketika menggunakan internet, para pengguna wajib untuk menggunakan koneksi yang aman. Jangan pernah menggunakan data-data pribadi seperti sandi dari akun rekening bank,  kata sandi dari akun media sosial, ataupun sandi-sandi penting lainnya ketika menggunakan wifi public yang bebas diakses secara gratis. Saat menggunakan wifi pilihlah tempat public yang aman dan juga usahakan jauh dari keramaian.

Hal terebut dikarenakan saat menggunakan wifi public tersebut dikhawatirkan data seputar sandi pribadi yang dimiliki oleh pengguna bisa diketahui oleh orang lain. Maka dari itu gunakanlah koneksi yang aman demi melindungi privasi yang dimiliki agar tidak bocor dan dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.