privasi sosial media

Internet dan sosial media adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.Ketika era internet berkembang, website dan forum menjadi primadona.Anda ingin mengetahui banyak hal dan website menyediakan informasi. Forum online terbentuk untuk share informasi ke sesame anggota serta berdiskusi. Muncullah sosial media yang berfokus kepada pengguna pribadi.Anda ingin terhubung dengan teman dan keluarga yang kini tinggal jauh.Selain itu, sosial media juga media komunikasi dan forum yang lebih responsif. Diskusi tidak harus menunggu satu jam untuk melihat respon. Member yang online bisa langsung menjawab dan membaha topik.

Sosial media punya banyak kelebihan di sisi komunikasi, akses, dan informasi.Namun, beberapa hal perlu menjadi perhatian yaitu privasi. Anda harus menggunakan email dan nama asli serta nomor telepon untuk verifikasi. Pemilik sosial media jelas punya data tersebut tetapi ada ketentuan dimana data tidak boleh disebarluaskan.Yang menjadi masalah adalah orang-orang yang bermaksud mencuri data pribadi secara langsung. Mereka berkomunikasi ke target lalu mengorek segalanya. Inilah yang patut diwaspadai.Untuk menghindari hal tidak diinginkan, tips berikut perlu dilakukan.

  • Anonim

Forum muncul karena pengguna bebas beropini tanpa perlu menunjukkan jati diri.Jika anda ingin anonim, forum adalah tempat yang cocok.Sosial media berbeda karena anda tidak lagi bebas. Semuanya harus nama asli karena ada tanggung jawab pengguna. Namun, anda juga bisa menggunakan fasilitas anonim dengan menggunakan identitas sebenarnya. Langkah ini ada di grey area. Menggunakan identitas palsu bukan berarti anda ingin melakukan tindakan kriminal.Jika tujuan hanya untuk privasi, anda berhak melakukannya. Sebaliknya, sosial media punya cara untuk mengenali akun dan melacak identitas aslinya. Selama penggunaan tepat, anda dapat berselancar tanpa dikenali orang lain.

 

  • Tidak share informasi pribadi

Orang di sosial media mengenal anda.Teman dan keluarga pasti kenal dekat sehingga tahu siapa anda sebenarnya.Namun, banyak juga yang mengikuti kegiatan anda bahkan menunjukkan gelagat pertemanan yang kurang menyenangkan.Cara aman menggunakan social media adalah jangan menyebar informasi pribadi seperti nomor hp, alamat rumah, bahkan foto kartu identitas. Anda tidak tahu siapa saja yang melihat dan banyak kemungkinan akan terjadi. Jika ingin share informasi penting, pastikan sudah mengenal orangnya dan gunakan fasilitas pesan pribadi.

Privasi

  • Mengatur privasi konten

Beberapa social media menyediakan pengaturan untuk privasi konten. Orang akan mengenal karakteristik anda cukup dari konten dan postingan. Jika mereka adalah teman dekat, anda tidak perlu khawatir.Sebaliknya, jutaan mana dapat akses ke konten anda sehari-hari.Jika merasa tidak nyaman, atur privasi konten dan berikan izin hanya untuk orang tertentu.

  • Hanya terhubung ke orang yang dikenal

Salah satu cara praktis yang aman untuk menjaga privasi adalah social media hanya berisi orang yang anda kenal. Hapus atau tolak akun-akun asing yang anda tidak sekalipun mengenal mereka. Ini cara jitu untuk menangkal permasalahan terkait privasi.

Cara yang sudah disebutkan cukup efektif untuk mengantisipasi masalah privasi.Social media dibuat bertujuan baik tetapi tidak semua orang punya niat baik.Anda harus waspada dan langkah pencegahan lebih baik.Ketika privasi sudah terbuka, semua orang dapat mengetahui informasi pribadi. Bagi selebriti, cara ini adalah keuntungan untuk mendapatkan ketenaran. Tentu saja, kondisi ini bukan yang anda inginkan.Oleh karena itu, berhati-hati dan bijak ketika share informasi pribadi.